-->

Jiwa Korsa dan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Nilai Lebih TMMD ke-112 Blitar



Jiwa korsa yang dimiliki prajurit TNI merupakan nilai lebih dalam pelaksanaan TMMD ke-112 yang dilaksanakan di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Dengan jiwa korsa dan semangat juang yang mereka miliki, berbagai pengerjaan yang dilakukan terasa lebih mudah, meskipun terkadang harus dihadapkan dengan sulitnya kondisi medan.

Ditambah dengan kemanunggalan mereka dengan masyarakat yang saling bergotong royong dan bahu-membahu, menjadikan TMMD ke-112 Blitar syarat akan nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kemanunggalan semacam itulah yang menjadi roh atau cermin dalam setiap gelaran TMMD," kata Kapenrem 081/DSJ, Nurwahyu Sujatmiko dalam pesan singkatnya, Rabu (29/9/2021).

Berbekal hal tersebut, kini berbagai pembangunan infrastruktur yang terus dikebut pengerjaannya dapat menunjukkan progres yang semakin baik.

Kapenrem optimis, dengan adanya nilai kebersamaan yang dibalut dengan semangat kegotongroyongan, maka berbagai pengerjaan yang dilakukan dapat selesai tepat waktu dan sesuai target.

"Dengan sisa waktu yang ada sekitar dua minggu lagi, kami optimis seluruhnya dapat selesai sesuai dengan target dan harapan," pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam TMMD ke-112 Blitar dilakukan berbagai pembangunan infrstruktur, mulai dari makadam jalan, pembangunan jembatan bentang dan gorong-gorong, rehab teras masjid dan mushola, rehab Poskamling dan RTLH, serta pembuatan jambanisasi.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Jiwa Korsa dan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Nilai Lebih TMMD ke-112 Blitar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel