-->

Personel Satgas Yonif RK 744 Menggelar Penyuluhan Kekerasan Perempuan dan Anak serta HIV AIDS




Dalam rangka peringatan 16-HAKTP (16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak), Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB bekerjasama dengan DPPA Kabupaten Belu menggelar sosialisasi/penyuluhan yang bertema "Merajut Perdamaian Di Beranda Indonesia, Wujudkan Kabupaten Belu Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak, serta Stop HIV dan AIDS Pada Ibu Rumah Tangga" yang bertempat di Kantor desa Asumanu , kecamatan Raihat ,kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Hak tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (30/11/2020).

Dikatakannya, Kesehatan merupakan salah satu hal terpenting bagi masyarakat. Selain kesehatan ada hal penting yang wajib juga diketahui bersama, bahwa setiap orang memiliki hak memperoleh perlindungan hukun sebagaimana diatur undang-undang, terutama terhadap kekerasan dalam rumah tangga.

"Khususnya perempuan dan anak, bahwa hak tersebut dilindungi oleh Negara/Pemerintah dan memiliki wadah yaitu Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak. Dalam mewujudkan hal tersebut, Personel Satgas ikut andil dalam pelaksanaannya melalui sosialisasi yang digelar tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak dan mencegah terpaparnya virus HIV AIDS." jelasnya

Penyuluhan ini dilaksanakan di Kantor Desa Asumanu dan dihadiri oleh 25 orang yang merupakan masyarakat Desa Asumanu. 

Penyuluhan ini juga dihadiri oleh Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak yaitu Ibu Filomena (48), Komisi HIV dan AIDS Bapak Marcel Siga (42), Kepala Desa Asumanu Bapak Gervasius Bau, Dokter Satgas 744/SYB Rukmana Wijayanto, Pasiter Lettu Inf Mukmin, Danpos Asumanu Lettu Inf Ida Ketut Kemenuh beserta Personel Satgas Pos asumanu yang lain.

Terpisah Danpos Asumanu mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan penyuluhan tersebut disambut baik oleh masyarakat desa Asumanu, terlihat dari antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. 

"Hal ini perlu disosialisasikan agar masyarakat memahami bahaya HIV AIDS serta memahami tentang perlindungan hak perempuan dan anak." tutur Danpos

"Tujuan dilakukannya penyuluhan ini yaitu ada 2 poin, diantaranya agar masyarakat dapat mengetahui tentang HIV AIDS, apa saja gejala yang muncul pada penderita, penyebab HIV AIDS, bahaya HIV AIDS, dan cara mencegah penyakit berbahaya tersebut serta agar masyarakat mengetahui tentang adanya undang-undang yang mengatur tentang perlindungan Perempuan dan anak serta mengetahui adanya ibstansi yang menangani sekaligus sebagai wadah dalam hal tersebut." ungkapnya.

Dari kegiatan tersebut, masing-masing pihak memberikan sambutan dan arahan kepada masyarakat sehingga masyarakat kemudian akan mengerti tentang hal penting yang telah dijelaskan.

Kegiatan penyuluhan terlaksana dengan baik atas kerjasama dari beberapa pihak antara lain Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Komisi HIV AIDS, Kepala desa beserta perangkat Desa, Dokter Satgas Yonif RK 744/SYB, Pasiter Satgas, Danpos Asumanu beserta Personel Satgas Pos Asumanu dan beberapa masyarakat desa Asumanu. 

Ucapan terimakasih disampaikan oleh Gervasius Bau selaku kepala Desa sekaligus mewakili warganya .

"Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang menangani kasus perlindungan perempuan dan anak, penyuluh HIV AIDS dan juga kepada Personel Satgas yang telah berpartisipasi dalam penyuluhan ini. Pelaksanaan penyuluhan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan menambah wawasan bagi masyarakat untuk senantiasa menerapkan hidup sehat dan terhindar dari HIV AIDS. Selain itu, masyarakat juga mengetahui tentang adanya perlindungan perempuan dan anak di dalam Negara" pungkas beliau.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Personel Satgas Yonif RK 744 Menggelar Penyuluhan Kekerasan Perempuan dan Anak serta HIV AIDS"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel