-->

Personel Pos Asumanu Tingkatkan Rasa Peduli Di Tengah Keprihatinan Hidup Warga Binaannya




Kebutuhan ekonomi setiap keluarga berbeda-beda. Begitu pula dengan pendapatan setiap harinya. Ada yang memiliki kemampuan ekonomi yang tinggi, ada juga yang hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari bahkan masih kurang mencukupi. Kesusahan itu dirasakan oleh salah satu warga di perbatasan RI-RDTL tepatnya di Dusun Fatubelou Desa Asumanu Kecamatan Raihat. Salah satu warga tersebut yaitu pasangan suami istri Bapak Martinus Kardoso (43) dan Ibu Sesilia Oni (40) beserta kelima anaknya. Mereka tinggal di rumah kecil dengan dinding bambu dan dengan alas tanah. sedangkan pekerjaan Bapak Martinus hanyalah sebagai kuli bangunan sehingga penghasilannya sangat minim untuk menghidupi istri dan kelima anaknya.

Hal ini disampaikan oleh Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Kamis (17/12/2020).

Dikatakannya, keadaan rumah yang ditinggali Bapak Martinus beserta keluarganya selama puluhan tahun ini masih dalam kondisi yang kurang layak. Dinding tersebut masih dapat ditembus oleh udara dingin ketika malam. 

"Kondisi ini sangat memprihatikan bagi Personel Satgas pos Asumanu, sehingga kemudian mendorong rasa prihatin dan kepedulian pratu adil maulana personel pos Asumanu mendatangi dan melihat serta memberikan motivasi kepada warga tersebut." jelasnya

"mereka datang dan melakukan anjangsana di rumah Bapak Martinus dengan tujuan untuk mendengarkan keluh kesahnya atas kondisi ekonomi yang sedang dijalani saat ini. Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Personel Satgas Pos Asumanu terhadap segala kondisi yang dialami oleh warga sekitar penugasan" tambahnya.

Personel Satgas langsung datang kerumah Bapak Martinus dan melakukan beberapa pembicaraan terkait kondisi yang sedang dialaminya. Personel Satgas mendengarkan segala keluh kesah, memberikan beberapa solusi, serta memberikan pesan moril kepada keluarganya.

Terpisah Danpos Asumanu Lettu Inf Ida Ketut Kemenuh menuturkan bahwa di perbatasan kedua negara ini Personel Satgas tidak bisa tinggal diam, menutup telinga, mata, bahkan hati. Banyak saudara kita di wilayah perbatasan yang perlu mendapat perhatian dan masih perlu dirangkul dalam hal ekonomi. 

Sementara itu, Ibu Sesilia Oni (40) merasa sangat bahagia dan senang atas kepedulian personel pos Asumanu yang sudah berkunjung dimana menurutnya hal tersebut sangat berarti dalam menjaga moril dan semangat mereka dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, serta berharap kepada pemerintah untuk dapat memberikan perhatian dengan menyalurkan bantuan kepada mereka yakni warga kurang mampu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Personel Pos Asumanu Tingkatkan Rasa Peduli Di Tengah Keprihatinan Hidup Warga Binaannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel